
Pepohonan tinggi dan rindang, kesejukan, serta suara nyanyian alam di atara gemercik air seakan mampu mengusir segala kepenatan, memberikan sebuah kenyamanan tersendiri.
Menurut masyarakat sekitar, dahulu hidup seorang nenek bernama Luan. Di lahan tempat tinggal nenek ini terdapat beberapa sumber mata air. Sumber air ini tidak pernah kering walau pada saat kemarau panjang sekali pun. Masyarakat sekitar dapat memanfaatkan sumber air yang ada di lahan Nenek Luan ini untuk kebutuhan hidup mereka sehari-hari maka dari itulah daerah ini disebut Oeluan. Dalam bahasa bahasa Timor "Oe" berarti air, jadi Oeluan bisa diartikan air dari nenek...